msgbartop
“Information is not knowledge, knowledge is not wisdom, wisdom is not truth, truth is not beauty, beauty is not love”
msgbarbottom

Page 1 of 14612345»102030...Last »


 

05 Feb 10 Komputer Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Walaupun komputer membantu pekerjaan, terlalu lama berdiam di depan alat ini bisa membahayakan kesehatan dan bisa berakibat fatal. Duduk minimal empat jam di depan komputer bisa menyebabkan berhentinya fungsi proses tubuh.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine memperingatkan bahwa orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer memiliki resiko mengidap penyakit berbahaya yang bisa berakibat kematian.

Terlalu sering duduk di komputer tanpa aktivitas fisik membuat individu memiliki kelebihan berat badan. Akibatnya, tubuh rentan terhadap serangan jantung penyebab kematian.

Bahkan jika tidak memiliki masalah berat badan, tidak adanya aktivitas otot terus-menerus menyebabkan perubahan-perubahan berbahaya dalam tubuh.

“Setelah empat jam duduk, tubuh mulai mengirimkan sinyal berbahaya,” ujar peneliti utama Elin Ekblom-Bak. Dia mengingatkan bahwa empat jam adalah periode ketika gen yang mengatur glukosa dan lemak yang terkait dengan proses tubuh berhenti berfungsi.

Olahraga teratur tidak cukup untuk mengimbangi proses berbahaya setelah duduk di depan komputer atau duduk di belakang meja. Peneliti menyarankan agar bergerak dan melakukan beberapa latihan peregangan otot setelah beberapa jam. Karena latihan akan kembali menyegarkan tubuh setelah duduk lama.

[vivanews.com]

Tags: , ,

05 Feb 10 Alat Bantu dan Detektor Nyontek Siap Adu Canggih

Aksi nyontek saat ujian makin canggih dengan hadirnya ponsel, mp3 player dan piranti-piranti lain. Oleh karena itu, sejumlah perusahaan gencar menawarkan alat pendeteksi. Namun sayangnya, di saat yang sama, sejumlah situs mengiming-imingi para siswa dengan peralatan nyontek yang siap mengelabui gadget pendeteksi tersebut.

Fenomena ini sendiri sudah terlihat di Inggris. Penyebaran iklan ke lingkungan sekolah di negeri Ratu Elizabeth ini aktif dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi. Mereka menjajakan detektor ponsel yang bisa ‘mencium’ akses ke email dan SMS yang dilakukan via mobile.

Salah satu perusahaan tersebut ialah Mobysafe. Pemilik Mobysafe, David Spurr mengatakan, “Pengawas ujian dihadapkan dengan perangkat komunikasi yang semakin kecil dan mumpuni”.

Ponsel memang menjadi ancaman pihak sekolah dalam hal ujian. Data tahun lalu berbicara, bahwa 1 dari 3 kasus nyontek diketahui memakai bantuan alat komunikasi itu. Sugesti lain bahkan menyebutkan ruang ujian seharusnya memiliki kamera CCTV.

Akan tetapi sangat disayangkan, bahwa di tengah gencarnya perusahaan teknologi menawarkan alat pelacak aksi nyontek, muncul pula penawaran-penawaran di internet yang menjajakan alat bantu nyontek.

Salah satu yang dijajakan adalah ear-pieces yang memungkinkan siswa menerima informasi dalam ruang ujian. Bahkan lebih canggih lagi, alat ini ada yang dilengkapi wireless sehingga bisa dihubungkan ke pemutar musik digital yang bisa memutar ulang penjelasan guru.

[detik.com]

Tags: ,

05 Feb 10 Paus Anjurkan Para Pendeta Agar Lebih Bersosialisasi Di Dunia Maya

Teknologi internet kini merambah segala bidang, tak terkecuali segi keagamaan. Itulah yang kini disadari oleh Paus yang akhirnya menganjurkan para pendeta untuk lebih bersosialisasi di internet untuk menyebarluaskan ajarannya seperti ketika sedang memberikan ceramah di depan mimbar gereja.

Melalui pesannya pada acara Catholic Church’s 2010 World Day for Social Communications, Paus Benedict XVI mengajak kementrian untuk menggunakan teknologi masa kini, seperti website dan blog, untuk menyebarluaskan ajaran injil dan berkomunikasi dengan para praktisi.

Dijadwalkan pada tanggal 16 Mei 2010 nanti, tema dari Hari Bumi adalah “The Priest and Pastoral Ministry in a Digital World: New Media at the Service of the Word.” menurut pesan Paus Benedict mengajak kaum gereja yang masih gaptek untuk menggunakan teknologi dan media masa kini untuk mengajak lebih banyak orang menjadi taat agama khususnya para anak muda.

“Para pendeta ditantang untuk menyebarkan injil menggunakan teknologi masa kini menggunakan bahan audiovisual untuk membuka pandangan menjadi lebih luas lagi untuk saling berkomunikasi.” pesan Paus Benedict.

Paus tahu bahwa teknologi saat ini mengajak para pendeta untuk lebih bersosialisasi di internet, selain itu bisa membangun hubungan yang kuat dan tak terbatas oleh tempat dan waktu.

Vatican telah menyediakan wadah khusus di dunia maya. Selain sudah memiliki website resmi, tahun lalu Vatican telah meluncurkan situs Pope to You, yang mana para kaum gereja juga dapat mengakses aplikasi Facebook-nya, melihat Vatican di YouTube serta men-download aplikasi iPhone bertemakan gereja.

[beritateknologi.com]

Tags: , ,

04 Feb 10 “Bikini Boy” Bikin Heboh American Idol

Entah apa yang dipikirkan pria ini ketika memutuskan “berbikini ria” pada sesi audisi American Idol di Denver, Selasa (2/2)

Ty Hemmerling, sang “Bikini Boy“, (begitu Randy Jackson menyebutnya) bahkan tak segan mengoyang goyangkan pantat sambil berusaha menyanyikan “Achy Breaky Heart”, milik Billy Ray Cyrus.

Alih-alih terkesan, para juri, Simon Cowell, Victoria Beckham, Kara DioGuardi dan Randy Jackson pun beranjak dengan malu meninggalkan Ty yang mengenakan pakaian renang two-piece berwarna pink tersebut.

“Jangan goyangkan pantatmu seperti itu sayang, itu tidak terlihat bagus,” goda Kara sambil lalu.

Merasa tidak senang Ty pun berujar, “itu agak kasar.”

“Aku pikir kalian setidaknya tetap berada di sini,” ujarnya kembali

Merasa tetap diacuhkan, pemuda 25 tahun itu ujung ujungnya malah memohon pada salah satu juri.

“Kara aku mohon tetaplah di sini! Bisakah aku mendapat pelukan,” pintanya memelas.

Penampilan kontestan berbikini di American Idol bukanlah yang pertama. Tahun lalu Katrin Darrel (20) asal Chino Hills pernah melakukan kenekatan serupa, namun bedanya Katrin adalah seorang wanita.

[astaga.com]

Tags: ,

03 Feb 10 Kucing Bisa Prediksi 50 Kematian

Seekor kucing memiliki kemampuan aneh, bisa mendeteksi pasien rumah perawatan yang akan meninggal dunia. Kucing itu mengungkap 50 kasus saat pasien terakhir di dunia.

Dr David Dosa, seorang asisten profesor dari Universitas Brown mengatakan bahwa lima tahun rekaman menunjukkan bahwa kucing Oscar jarang membuat kesalahan berbeda dengan staf medis dari sekolah perawat New England yang seringkali salah mengenai prediksi tentang pasien yang akan mendekati kematian.

Kucing itu saat ini berumur lima tahun dan sulit bersosialisasi, diadopsi sejak kecil di Sekolah Perawat Steere dan Pusat Rehabilitasi di Providence Rhode Island yang spesialisasi membantu menemani orang yang menderita penyakit gangguan otak.

Dr Dosa pertama kali mempublikasikan kekuatan Oscar dalam sebuah artikel di jurnal obat New England pada tahun 2007. Sejak itu, kucing tersebut meningkat kemampuanya dua kali lipat dengan berhasil mendeteksi dekatnya kematian dengan perasaannya dan meyakinkan para pegiat rumah sakit bahwa hal tersebut bukanlah isapan jempol semata.

Kucing berwarna gabungan putih bermotif punggung kura-kura tersebut menjalani hari-harinya berpindah dari satu kamar ke kamarnya yang lain, jarang sekali menghabiskan waktunya dengan pasien kecuali yang akan meninggal dalam beberapa jam kemudian.

Jika tidak bisa masuk ke dalam ruangan pasien yang sedang sekarat maka Oscar akan menggaruk pintu dan mencoba masuk.

Ketika perawat menempatkan kucing tersebut di sisi tempat tidur salah seorang pasien yang dipikirkan perawat sedang mendekati kematian, Oscar berputar arah ke ruangan lainnya yang dipikirkan Oscar lebih dekat kematiannya.

Penilaian kucing tersebut lebih baik daripada perawat. Pasien pertama yang diarahkan perawat hidup lebih lama dua hari dan pasien kedua meninggal sore harinya.

Dr Dosa dan staf lainnya sangat percaya diri bahwa akurasi Oscar akan memberikan sinyal kepada anggota keluarga ketika kucing tersebut melompat ke tempat tidur dan meregangkan tubuh di samping pasien.[

Tags: ,