INILAH.COM, Jakarta – Para ilmuwan di University of Montreal mencari laki-laki yang belum pernah sekalipun melihat pornografi sebelumnya dan mereka tidak bisa menemukan seorangpun.
Para peneliti melakukan penelitian dengan membandingkan pandangan laki-laki berusia 20-an yang tidak pernah terpapar pornografi dengan pengguna biasa.
Namun proyek mereka tersandung pada rintangan pertama, ketika mereka gagal untuk menemukan satu orang pun yang belum pernah melihatnya.
“Kami mulai penelitian dengan mencari pria berusia 20-an yang tidak pernah mengkonsumsi pornografi,” kata Profesor Simon Louis Lajeunesse. “Kami tidak dapat menemukan seorang pun.”
Meskipun terhambat dalam tujuan aslinya, studi itu tetap meneliti kebiasaan orang-orang muda yang menggunakan pornografi, yang tampak berhubungan dengan semua.
Prof Lajeunesse mewawancarai 20 mahasiswa laki-laki heteroseksual yang mengkonsumsi pornografi, dan menemukan rata-rata mereka pertama kali melihat pornografi ketika 10 tahun.
Sekitar 90 persen mengkonsumsi di internet, sementara 10 persen mendapat materi dari toko video.
Pria lajang menonton pornografi untuk rata-rata 40 menit tiga kali seminggu, sementara yang memiliki pasangan menontonnya 1,7 kali seminggu selama sekitar 20 menit.
Studi ini menemukan bahwa pria menonton pornografi yang cocok dengan seksualitas yang dicitrakan sendiri, dan dengan cepat membuang materi kekerasan atau menjijikkan.
Prof Lajeunesse mengatakan pornografi tidak mempunyai efek negatif pada seksualitas laki-laki.
“Tidak ada satupun subyek yang memiliki patologi seksualitas,” katanya. “Bahkan, semua praktek-praktek seksual mereka cukup konvensional.
“Pornografi tidak merubah persepsi mereka pada perempuan atau hubungan mereka, yang mereka semua ingin sebisa mungkin harmonis dan memuaskan,” ia menambahkan.[ito]

Informasi tentang cara Pemerintah Jepang dalam “mengharamkan” rokok di negaranya. Tidak perlu pake MUJ (Majelis Ulama Jepang).
Ini menunjukkan bentuk kepedulian Jepang akan kesehatan dan kenyamanan warganya.
* Tahun 2004, Pemerintah Jepang menaikan harga rokok. Dengan dinaikannya rokok, tidak menyebabkan ongkos angkot, taksi, dll menjadi naik toh? (Di Jepang ada angkot ga ya?)
* Tahun 2007 akhir, Pemerintah Jepang memasang larangan merokok di semua taksi di Jepang, tidak terkecuali untuk pengemudinya. Kalau di Bandung kan, penumpang mengalah kepada sopir taksi yang merokok.
* Tahun 2008, Pemerintah Jepang mengeluarkan kartu “Taspo”, yaitu semacam SIK (Surat Ijin Merokok), dengan tujuan anak di bawah umur 20 tahun tidak boleh merokok. Masing-masing perokok wajib terdaftar sebagai perokok dan wajib memiliki kartu tersebut. Kartu Taspo ini sangat sakti. Mesin penjual rokok atau toko tidak akan menjual rokoknya kepada yang tidak memiliki kartu ini.
* Kartu ini juga akan mendeteksi presentase pengguaan rokok per bulan dalam hitungan grafik, yang berhubungan dengan kesehatan dunia dan sebagainya.
* Rokok di Jepang dibuatkan semacam klasifikasi dari 10 s/d 1. Tujuannya adalah memberikan penyuluhan kepada perokok untuk berhenti secara alami. Klasifikasi tingkat 10 adalah yang paling berat, baik itu kadar tar, nikotin, dll. Setelah itu kia biasakan dengan rokok klasifikasi 9, 8, 7, dst., akhirnya klasifikasi tingkat-1, yaitu rokok yang paling ringan. Kalau sudah terbiasa menghisap rokok klasifikasi-1, tidak merokok sama sekali pun kita bisa.
* Tempat-tempat merokok disediakan bagi perokok hampir di pusat-pusat kota
* Merokok sambil berjalan bisa didenda 5000 yen/ 400 ribu di tempat!
* Awal 2009, dikabarkan harga rokok akan naik berlipat-lipat, dari 300 yen menjadi 900 yen. Dijamin, gaji akan habis kalau nekad beli rokok tiap hari.
Tags: Health, International, Lifestyle
Suparwono gagal menjadi manusia tertinggi, karena setelah diukur oleh MURI…. tinggi Suparwono hanya 2.42 meter


Suparwono kecewa. Pemuda 24 asal Lampung, itu batal menjadi manusia tertinggi di dunia. Ternyata tinggi badannya masih kalah dibanding Sultan Kosem, manusia tertinggi di jagat ini.
Tinggi Suparwono ternyata hanya 2,42 meter, tidak seperti diberitakan sebelumnya: 2,7 meter. Sementara tinggi Kosem 2,47 meter. Artinya Suparwono kalah tinggi lima centimeter.
Meski gagal menjadi yang tertinggi di dunia, nama Suparwono tetap tercatat sebagai manusia paling tinggi di Indonesia. Namanya kini masuk dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan pengukuhannya dilakukan di Mall of Indonesia, Jakarta Utara.

Usai menerima rekor MURI, Suparwono mengaku, tak mau larut dalam kekecewaan. Putra pasangan Sugito dan Siti Aisyah itu berharap kekurangannya menjadi sebuah berkah.
Tags: Did U Know?, National

K9 Storm’s Canine Armor and communication systems help keep working dogs safe on the front lines of wars
“The K9 Storm Intruder, a bulletproof dog vest with a wireless camera, speakers and a microphone built in. The handler can see what the dog sees and issue commands through the audio system. The Intruder is their lightest camera and audio system, weighing less than seven ounces. The vest is not cheap. The K9 Storm Intruder system starts at $20,000.
Tags: Did U Know?, Unique


Coffin Shaped Cigarette Packaging by R.J. Reynolds. Brilliant!
Tags: Unique