Facebook disebut-sebut akan menarik bayaran pada penggunanya. Penarikan biaya sebesar Rp 140 ribu per bulan itu akan mulai dilakukan Juli 2010.
Sebuah kelompok telah memiliki 200.000 anggota percaya situs itu akan segera menarik biaya sekitar US$14,99 (Rp 140 ribu) dari pengguna jejaring sosial itu.
Grup bernama “Kami tidak akan membayar untuk menggunakan Facebook – kami keluar jika hal ini terjadi”, sekarang memiliki lebih dari 140.000 anggota dan bertujuan untuk mendapatkan 300.000 anggota yang menandatangani petisi.
“Ini adalah sebuah petisi untuk menghentikan Facebook dari biaya US$ 14,99 per bulan mulai bulan Juli 2010 “.
“Karena popularitas besar Facebook, Mark Zuckerberg [pendiri dan chief] mendapat banyak penawaran dari orang yang ingin membeli Facebook, orang-orang yang akan menjadikannya sebagai sebuah paysite (situs berbayar)”.
“Mari kita terus bersama-sama dan biarkan mereka tahu bahwa kita akan meninggalkan Facebook jika mereka memutuskan untuk menarik bayaran,” kata kelompok manifesto.
Namun, Facebook menyangkal keras klaim itu. Seorang juru bicara perusahaan mengatakan: “Kami tidak punya rencana untuk menarik bayaran pada pengguna Facebook untuk layanan dasar. Facebook adalah layanan gratis bagi 350 juta pengguna. ”
Beberapa kelompok-kelompok kecil yang didedikasikan untuk menyebarkan pesan bahwa Facebook akan menarik bayaran mulai awal Juli 2010 juga bermunculan.
Rumor tentang Facebook tak gratis lagi itu tampaknya datang dari email hoax yang beredar di situs.
[inilah.com]
Jakarta – Mungkin sesuatu yang terlarang memang memiliki daya tarik tersendiri. Contohnya, Fan Page Partai Komunis Indonesia 2010 di Facebook sanggup meraup lebih dari 1.000 anggota.
Pengamatan detikINET, Sabtu (9/1/2010), Fan Page PKI 2010 itu telah mencatatkan 1.049 anggota. Atau lebih tepatnya, ada 1.049 account Facebook yang menjadi penggemar/fans di halaman tersebut (pukul 08:30 WIB).
Sekilas, beberapa anggota nampaknya cukup terbuka soal kegemaran mereka pada Komunisme. Hal ini ditunjukkan dengan lambang palu arit yang tertera di foto profil mereka.
Selain itu, ada beberapa anggota yang menggunakan nama yang menyerempet seputar aktivitas PKI di Indonesia. Nama-nama ini misalnya menyebut-nyebut kata ‘bintang merah’ atau ‘Lekra’ (nama organisasi seniman PKI).
Belum diketahui kegiatan apa saja yang dilakukan kelompok ini, apakah sebatas di Facebook atau juga melakukan pertemuan-pertemuan secara fisik.
Namun, dalam salah satu posting di fitur Wall pada Fan Page PKI 2010 disebutkan bahwa telah digelar sebuah rapat terbatas. Rapat itu diklaim dihadiri oleh: “sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM). Bedjo Untung, Ketua Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966 (YPKP); Mantan Letkol (Udara) Heru Atmojo, eks tapol PKI dari Paguyuban Korban Orde Baru; Sumarsih, ketua Jaringan Solidaritas Korban dan Keluarga Korban (JSKK); Casman, mantan anggota pasukan Cakrabirawa.”
Pertumbuhan pengguna Facebook di dunia seperti tak terbendung lagi. Bagaimana dengan di Indonesia?
Jumlah pengguna Facebook (Facebooker) di sinipun turut melonjak. Dengan didukung populasi yang besar, Indonesia ternyata menempati urutan ke-2 untuk urusan pertumbuhan pengguna Facebook tertinggi di dunia.
Data ini mengacu pada laporan yang dikeluarkan oleh Global Monitor, layanan premium yang menyediakan data vital tentang perkembangan pengguna Facebook. Diketahui, selama masa pemonitoran, awal Desember hingga awal Januari, jumlah Facebooker di dunia naik dari 337 juta ke 350 juta pengguna aktif.
Negara yang ‘menyumbangkan’ Facebooker terbanyak ialah Amerika, yang tak ayal menjadi jawara daftar negara dengan pertumbuhan Facebooker terbanyak di dunia.
Disusul dengan Indonesia, di mana bulan Desember pengguna Facebook di Tanah Air sebanyak 13.870.120 dan di bulan Januari naik mencapai angka 15.301.280 user. Ini berarti jumlah Facebooker asal Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 1.431.160 user.
Selain Indonesia, negara dengan jumlah penduduk yang besar turut mendiami urutan 10 besar ini, antara lain India yang menempati urutan 6 dan Meksiko di urutan 7.
Negara lain yang ada dalam daftar ialah Filipina, Turki, Italia, Spanyol, Malaysia dan Argentina.

Berita Tekno, Jakarta – Tak bisa dipungkiri, setelah sekian lama anda fesbukan di Laptop dan setiap hari pula mengakses Facebook, timbul kebosanan alias jenuh apalagi melihat tampilan Facebook yang itu-itu juga dari hari ke hari, balutan warna biru plus putih.
Tips berikut akan memberikan sedikit nuansa baru dengan tampilan Facebook di Laptop anda, sehingga dijamin anda akan lebih sedikit semangat untuk terus berfesbuk.
Effect Lens Flare (Efek cahaya) di Facebook

Trick menarik ini bisa dengan mudah anda praktekan, paling tidak ketika anda lagi kumpul bersama teman-teman, anda bisa sedikit pamer dan membuat teman anda terheran-heran. Caranya cukup tekan di keyboard anda : (panah) atas-atas –bawah-bawah-kiri-kanan-kiri-kanan-b-a-enter
Setelah itu scroll dengan mouse anda ke bawah/atas atau klik di area Facebook anda, dan lihatlah effect cahaya yang muncul, it’s so cool!
Tampilan Pirate (Bajak Laut) pada Facebook

Klik “Setting” kemudian klik tab “Language” dan pada drop down menu rubahlah tampilan bahasa ke “English (Pirate)” dan jreeng… kini Facebook anda berubah menjadi bernuansa bajak laut, bahasa dan kata-kata yang digunakan khas seperti yang digunakan para Bajak laut di Film Pirate of The Carribean, mulai dari Dock, Mayday!, Bottle o’ Message sampai pada Abandon Ship alias Log Out, Lumayan Lucu.
Trick Huruf Terbalik

Ingin sedikit lebih beda dari facebook anda, lihatlah tampilan huruf-huruf terbalik, caranya klik “Setting” pilih tab “Language” kemudian pilihlah bahasa “English (Upside Down)”
Menulis Status dengan Huruf Terbalik

Ingin sesuatu yang beda, cobalah menulis status dengan huruf terbalik, dijamin friend anda akan sedikit “pusing” membacanya he…he… caranya kunjungi www.revfad.com.
Facebook memberikan pengumuman bahwa brand perusahaan, pengiklan dan marketer yang ingin menjalankan contest atau iklan di platform situs jejaring social tersebut harus melalui proses approval terlebih dahulu. Dengan adanya metode approval Facebook ini, dimungkinkan dapat menambah pendapatan untuk situs jejaring social populer tersebut. Facebook menjelaskan kepada multi source di industry marketing, untuk promosi iklan atau brand di aplikasi Facebook atau fan page maka harus membayar space yang digunakan.
Minimum pembelian space iklan sebesar $10,000 untuk 30 hari, dengan menggunakan system periklanan sendiri (self-service) dari Facebook, atau $30,000 untuk iklan di homepage Facebook selama 30 hari, seperti yang dijelaskan oleh Facebook. Bahkan untuk persetujuan penayangan iklan juga akan diberi skala prioritas, berdasar kan seberapa banyak space iklan yang telah dibeli. Ini yang dinamakan pergerakan menuju industry porfesional, tambah Facebook.
Untuk menjalankan kompetisi sesuatu di fan page Facebook, harus ditangani oleh aplikasi tertentu di Facebook, namun terpisah dari aplikasi yang dikembangkan Facebook. Promosi juga tidak memasukkan user dengan memanipulasi foto atau pesan status khususnya untuk kontes yang sedang dipromosikan di Facebook. Penayangan iklan di Facebook juga membutuhkan persetujuan (approval) dari sumber daya manusia Facebook. Setiap perusahaan yang mengiklankan acara atau kompetisi akan mendapatkan desain khusus untuk sales representative, dan fan page akan ditambah aturan mengenai iklan dan perjudian.