Peristiwa – Sambil menyelam, menyeruput bir. Mungkin itu aktivitas seru yang dapat dilakukan oleh para pecinta bir di Austria. Yap! Mereka berkesempatan untuk berendam dalam sebuah kolam renang spa yang diisi dengan 42 ribu gelas bir. Wow…
Beberapa pemilik spa di Starkenberg, Austria, mengklaim bahwa bir dapat mengobati kondisi kulit, sirkulasi darah dan bahkan dapat menyembuhkan beberapa luka terbuka.
Di spa – yang juga merupakan bagian dari tempat pembuatan bir lokal – terdapat 7 kolam sepanjang 3.9 meter berisi bir yang bahkan dapat dipesan temperaturnya, baik hangat maupun dingin.
Para tamu dapat meminum langsung bir dalam kolam, namun kepala pelayan bar, Markus Amann, 23, mengatakan bahwa ia lebih suka berenang daripada meminum bir yang di kolam karena cukup banyak bir dingin yang terjadi di meja-meja yang disediakan persis di pinggir kolam.
“Kolam bir ini benar-benar dapat menyembuhkan beberapa masalah kesehatan, namun bila tidak mempan, tidak apa-apa karena Anda boleh minum sepuasnya untuk melupakan persoalan Anda,” tambahnya. (Sumber Daily Star | Foto NY Times)
Tags: Did U Know?, Health, Lifestyle
KOMPAS.com – Sering merasakan nyeri di bagian lutut? Latihan Tai Chi saja secara rutin, terutama bagi orang-orang lanjut usia. Menurut hasil studi terbaru, latihan Tai Chi bisa membantu mengurangi rasa nyeri di lutut.
”Tai Chi yang menggunakan pendekatan tubuh dan pikiran ternyata bisa menjadi alternatif bagi orang tua yang kerap nyeri lutut,” kata Dr Chenchen Wang, salah seorang peneliti dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arthritis Care & Research, edisi November.
Khusus di AS diperkirakan ada 4,3 juta orang dewasa berusia lebih dari 60 tahun yang mengalami nyeri lutut. Tim peneliti Wang dan rekan-rekannya dari Tufts University School of Medicine meneliti 40 pasien berusia sekitar 65 tahun yang didiagnosis menderita pengapuran sendi lutut (knee osteoarthritis).
Kelompok pasien pertama diminta berlatih Tai Chi satu jam sebanyak dua kali satu pekan. Latihan ini dilakukan selama tiga bulan. Adapun kelompok kedua diminta latihan 60 menit setiap pekan selama tiga bulan.
Hasilnya, kelompok pertama mengaku rasa sakit jauh berkurang. Bahkan secara umum pasien merasa lebih sehat dan tingkat depresi menurun. (LUK)
Tags: Did U Know?, Health
NEW YORK – Menurut studi internasional pesan teks (atau yang lebih dikenal dengan sms) dapat membantu para perokok menghentikan kebiasaannya.
Sebuah tinjauan dari empat percobaan yang diselenggarakan di Selandia Baru, Inggris dan Norwegia, menemukan bahwa program untuk membantu orang-orang berhenti merokok dengan memasukkan nasihat pesan teks mungkin dapat melipat gandakan kesempatan bagi para perokok menghentikan kebiasaannya dalam setahun.
Percobaan tersebut melibatkan 2.600 perokok, menggunakan pesan teks sebagai suatu cara dalam memberikan dorongan dan nasihat sehari-hari bagi para perokok dan juga menawarkan bantuan ketika orang-orang sangat ingin menghentikannya. Sebagai contoh jika mereka menemukan diri mereka sendiri kecanduan nikotin, mereka dapat mengirimkan pesan “kecanduan” dalam program tersebut dan akan segera mendapat nasihat apa yang harus dilakukan.
“Kami tahu bahwa berhenti merokok mungkin benar-benar sulit dan bagi sebagian besar orang membutuhkan beberapa usaha agar berhasil menghentikannya,” demikian yang disampaikan peneliti Robyn Whitaker dari Universitas Auckland di Selandia Baru.
“Adalah penting untuk dapat menawarkan bantuan tambahan dalam banyak pilihan yang berbeda.” Dua studi melihat pada program yang hanya melibatkan pesan teks, menemukan bahwa layanan tersebut dapat melipat gandakan kemungkinan bagi para perokok yang akan berhenti selama lebih dari enam minggu.
Dua studi lainnya berkonsentrasi pada program yang ada di Norwegia yang menggunakan pesan teks, email dan situs yang diperuntukkan demi tujuan ini. Ditemukan bahwa para perokok yang menggunakan program tersebut kira-kira dalam kurun waktu setahun sudah berhenti merokok.
Penemuan itu diterbitkan dalam Cochrance Library, sebuah terbitan dari organisasi penelitian internasional Cochrane Collaboration.
Namun studi menemukan sebagian besar dari para perokok yang ikut serta dalam studi ini tidak berhasil berhenti, tak peduli apakah mereka telah mendapat bantuan pesan teks atau tidak.
Salah satu program dalam studi ini yang disebut Txt2Quit sedang diterapkan di Selandia Baru dengan menggunakan dana pemerintah dan secara otomatis segera mengirimkan dua atau tiga pesan teks setiap hari kepada para pemakai yang sebelumnya sudah menyatakan “tanggal berhenti,” dan selama satu bulan sesudahnya.
Tinjauan ulang baru-baru ini dari orang-orang yang ikut serta dalam tahun pertama program ini menemukan bahwa sepertiga sudah tidak merokok dalam kurun empat minggu setelah tanggal berhentinya. Angka tersebut menurun sampai 16 persen setelah 22 minggu. Whittakter mengatakan bahwa kira-kira hanya sekitar 5 persen dari para perokok dapat menghentikan kebiasaanya tanpa bantuan apapun.
Tetapi pesan teks dapat berperan sebagai salah satu peralatan senjata tambahan untuk berhenti merokok dan mungkin efektif bagi sebagian orang karena mereka dapat memperoleh bantuan ketika rasa kecanduan menyerang. “Pesan yang berulang-ulang juga dapat berperan sebagai pengingat yang baik dan dorongan untuk tetap bertahan tidak merokok,” kata Whittaker.
Tags: Did U Know?, Handphone, Health
KOMPAS.com – Bayam berasal dari Amerika dan Selandia Baru. Di Eropa dan Australia, awalnya bayam adalah tanaman hias. Baru ditahun 1960-an penduduk Australia mulai melirik bayam sebagai bahan makanan.
Dua jenis bayam yang dikenal di Indonesia adalah bayam cabut/bayam sekul/bayam putih dan bayam tahun/bayam skop/bayam kakap. Bayam cabut disukai karena enak, lunak, memberikan rasa dingin di perut, dan melancarkan pembuangan kotoran. Bayam tahun memiliki ciri utama daun lebar.
Jenis bayam yang kini mulai dikenal adalah spinacia, yang hanya dimakan daunnya. Contoh spinacia adalah bayam Jepang atau lebih dikenal dengan sebutan “horenso.” Bayam ini kini dapat ditemukan di berbagai supermarket di Indonesia. Pembudidayaan bayam ini umumnya dilakukan secara organik.
Seperti bayam umumnya, bayam Jepang kaya zat gizi. Zat gizi yang terkandung pada bayam adalah vitamin dan mineral. Vitamin yang banyak terkandung dalam bayam Jepang adalah vitamin K, A, C, B1, B2, B6, asam folat, dan vitamin E. Secangkir bayam rebus merupakan sumber mineral mangan, magnesium, besi, kalsium, kalium, tembaga, fosfor, dan seng.
Bayam merupakan sumber vitamin K yang baik. Vitamin ini berperan besar dalam pengaktifan banyak jenis protein yang terlibat dalam proses pembekuan darah. Vitamin K juga turut berperan dalam banyak proses yang terjadi pada tubuh.
Riset-riset terbaru menunjukkan vitamin K berperan sebagai antipenuaan yang lebih efektif dibandingkan dengan vitamin E. Vitamin K juga berperan dalam mencegah penyakit jantung dan stroke, karena dapat mengurangi pengerasan pembuluh darah oleh timbunan plak kalsium.
Beberapa penelitian juga menunjukkan vitamin K dapat bertindak sebagai racun dalam sel-sel kanker, tetapi tidak membahayakan sel-sel yang sehat. Fungsi lain yang turut dilaporkan adalah dalam mencegah penyakit alzheimer, pengontrolan kadar gula darah, serta mencegah sitokin, pembawa pesan yang berperan dalam menyebabkan pembengkakan pada sambungan tulang saat penuaan terjadi.
Sayuran ini juga merupakan sumber vitamin A yang sangat baik. Selain berguna untuk organ penglihatan di malam hari, vitamin A juga bermanfaat untuk kekebalan tubuh, pembentukan serta pemeliharaan sel-sel kulit, saluran pencernaan, dan selaput kulit.
Bayam merupakan sumber zat besi yang baik, sehingga diperlukan oleh wanita, terutama pada saat menstruasi untuk mengganti darah yang hilang. Zat besi merupakan komponen yang penting dalam hemoglobin. Bagi anak-anak di masa pertumbuhan bayam sangat baik, apalagi yang menderita anemia.
Tags: Did U Know?, Health

Make Up – Berdandan mungkin sudah menjadi keterampilan tersendiri bagi kaum wanita. Yap! Sejak masih kecil kita sudah melihat ibu kita berdandan sehingga beragam kebiasaan dalam merias diri itu menurun pada kita. Namun tahukah Anda bahwa ada lho beberapa kebiasaan yang ternyata tak baik untuk dilakukan saat berdandan.
Mau tahu kebiasaan apa saja? Simak yang berikut..
1. Jangan semprotkan parfum langsung ke rambut Anda
Parfum biasanya mengandung alkohol, yang akan membuat rambut Anda kering.
Kalau Anda ingin rambut Anda berbau wangi seperti parfum favorit Anda, semprotkan parfum ke telapak tangan, tepukkan kedua telapak tangan beberapa kali sampai alkoholnya menguap, lalu sisirkan jemari tangan ke rambut Anda. Atau semprotkan wewangian ke ujung-ujung jemari Anda, lambaikan tangan selama beberapa detik, lalu tekan-tekan di rambut.
2. Jangan garisi bibir sebelum memakai lipstik
Cara yang benar untuk memakai lip liner dan lipstik adalah mengaplikasikan lipstik terlebih dahulu, lalu gunakan lip liner untuk membingkai garis bibir.
Lip liner akan menempel dengan lebih halus pada bibir yang sudah dilapisi lipstik daripada pada bibir yang polos, sehingga garis yang berkesan alami dapat diperoleh. Oh ya, jangan gunakan lip liner yang lebih gelap dari warna lipstik.
3. Jangan terlalu dekat ke cermin saat mencabut alis
Jika Anda terlalu dekat ke cermin saat mencabut alis, Anda akan kehilangan perspektif atas bentuk alis Anda.
Bentuk alis yang wajar dan nampak bagus adalah yang dimulai dari sudut dalam dari mata Anda. Maka jaga jarak Anda dari cermin saat mencabut, agar alis Anda tetap nampak simetris.
4. Jangan ‘memompa’ maskara Anda untuk mendapatkan cairan lebih banyak
Apakah Anda sering memompa maskara berkali-kali dengan stiknya agar Anda bisa mendapatkan cairan yang lebih banyak?
Sebenarnya cara ini takkan berhasil. Di dalam setiap tabung maskara terdapat semacam wiper yang mengukur ketepatan jumlah cairan maskara setiap Anda menarik stik keluar dari tabung.
Jadi tak peduli berapa kali Anda memompa stik maskara Anda, jumlah maskara yang menempel di kuasnya tetap sama. Anda sebaiknya berhenti melakukan kebiasaan ini, karena ‘memompa’ membuat udara masuk ke dalam tabung dan dapat merusak formula cairan maskara, akibatnya cairan maskara sulit menempel di bulu mata saat diaplikasikan.
5. Jangan mengandalkan SPF di foundation Anda
Untuk mengukur kadar SPF di laboratorium, ahli kimia mencampur 2 miligram dari produk foundation ber-SPF ke setiap sentimeter persegi dari kulit.
Itu sama dengan jumlah setengah sendok teh untuk seluruh wajah Anda. Anda mungkin tidak menggunakan foundation sebanyak itu (foundation ber-SPF, maksudnya) dan jika ya, harap hentikan.
Lebih baik Anda mengaplikasikan tabir surya ber-SPF 30, tunggu beberapa menit agar menyerap ke kulit wajah, lalu lanjutkan dengan foundation tanpa SPF.
6. Jangan scrub wajah Anda secara berlebihan
Banyak wanita yang menimbulkan sendiri masalah pada kulit mereka akibat terlalu sering dan terlalu keras melakukan scrub.
Dengan melakukan hal ini, Anda berisiko membuat kulit Anda kering dan menghilangkan lapisan kulit yang paling atas. Ketika Anda menggosok kulit yang butuh kelembaban, kulit akan merespon seakan-akan ia terluka, dan akibatnya memproduksi lebih banyak minyak, yang akhirnya akan berakibat timbulnya jerawat.
Untuk menghindari hal ini, gunakan spons atau scrub wajah satu atau dua kali dalam seminggu.
7. Jangan sikat rambut Anda saat masih basah
Tips ini mungkin sudah Anda dengar berulang-ulang kali, karena hal itu benar adanya. Setelah keramas, gunakan sisir bergigi jarang untuk menghilangkan kusut dari rambut Anda.
Menyikat rambut saat rambut masih basah akan mengakibatkan rambut yang sehat maupun yang rusak tertarik dan rontok pada saat itu juga, sehingga lama-kelamaan bisa terjadi kebotakan pada rambut.
Tags: Did U Know?, Health